aku memilih lupa..
pada kebaikan yang tanpa sengaja ku lakukan.
pada janji parapacar yang sekarang jadi mantan.
pada mulut manis para penguasa saat kampanye menjelang.
pada kejahatan orang lain pada hati dan fisikku yang rentan.
pada subsidi negara yang membodohkan dan memiskinkan.
pada semua carutmarut mukadua kambinghitam dan penghianatan.
aku memilih lupa..
kecuali pada sunyi yang membuatku merasa ada..hingga dapat ku mengingat apa yang seharusnya tidak ku lupa.
_lebahkecil_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar