mentari sudah menggantung dirinya sedari tadi di atas langit-langit bumi
sementara aku masih sibuk bergumul dalam selimut tipis
sambil memeluk guling yang semakin kempis
sambil memeluk guling yang semakin kempis
listrik padam..
batere ponselku menuju garis sekarat
buzz..buzz..buzz
notifikasi chat sibuk bergetar
ku lirik sebentar..ahh, bukan pesan darimu
ku abaikan
bukan tidak perduli, tapi untuk efisiensi
bayangmu lalu berkelebat indah di mataku yang setengah redup
bukan wajahmu yang jadi pusat perhatianku
tapi auramu itu..
sexy!
hmm..seketika senyum mengembang di bibirku
senyum sumringah yang jauh dari kata manis sebenarnya
tapi perduli apa jika kebahagiaan lebih nampak berkuasa
lalu..
sekali lagi kusebut namamu
berharap tiba-tiba saja kamu ingat aku
ingat betapa bawelnya aku
ingat betapa serba salahnya kamu menghadapiku
"gak usah ribet makanya.."
ujarmu satu waktu
"maaf..aku tidak pandai jatuh cinta."
kataku.
"maaf..aku tidak pandai jatuh cinta."
kataku.
_lebahkecil_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar