Akhirnya rindu merayuku untuk
menuliskan sebuah jumpa, di ruang yang biasa merangkum tiap aksara dan desah
nafas yang kita kirim lewat udara..
Pernah satu waktu aku menggambar wajahmu
Di punggung awan yang kebetulan lewat bersama terang
Tapi hujan menghapusnya
Padahal belum lagi rampung garis lengkung
gambar bibirmu kulukis
besok ulangtahunku, 28 mei, katamu
kemudian cupid datang dan berbisik padaku, bagaimana jika
aku
menjadi laila bagimu yang majnun di hari itu
diseret nyaman ku bertanya pada pagimu
tok..tok..tok..bunyi palu
hari ini hanya boleh ada aku dan kamu
hey..kamu ingat, ini hari keberapa kita bersama puisi?
Tadi malam di pukul sepuluhan
Kamu pamit pulang
Sementara aku tidak dapat menyuguhkan apa-apa
Selain kata percuma dan tidak ada yang istimewa
Kurang dari 1x24 jam kebersamaan
melenggang
29 mei..pagi ini ada gue dan elo
lagi. Entah esok hari..
_lebahkecil_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar