23/10/14

Perempuan Penunggu Waktu

Penggalan..
Paragraf 2



Tiba-tiba dingin menyeruak masuk dari balik jendela kamar yang sedikit terbuka, membangunkan bulu-bulu halus di tangan dan tengkukku. Tiba-tiba juga aku rindu pada semua hal yang ada di seberang pulau ini. di atas semua itu, aku rindu segala tentangmu. Seseorang yang belum lama ku kenal tapi begitu lekat dalam ingatan. Semesta maya begitu mewarnai kebersamaan semu kita. Ikatan yang lahir dari garis imajiner terliarku. Begitu telanjang aku pada bayang mayamu. Apa yang membuat semua itu saja aku tak tahu. Seperti kenapa kamu? Atau bagaimana bisa? Ahh..terlalu membingungkan jika harus ku terka-terka apa alasan dari semua peristiwa maya kita. Rindu ini menyeruak lagi. Kali ini lebih kuat dan membabibuta. Cukup mengacaukan pikiranku yang sudah kacau sebelumnya. Kekacauan yang menggairahkan. Kekacauan yang menggelisah sekaligus membahagiakan di saat yang bersamaan. Selalu lahir kerinduan dari tiap debat kecil kita yang bahkan entah karena apa.



_lebahkecil_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar