Siang pecah
Langit menjingga
Tapi rindu tak jua susut
Tiba-tiba aku berharap
Ia mampu membelah diri
Lalu menerbangkan sebelah sayapnya
Tuk hinggap di pohon kamboja
Di sebelah pusara lelaki tercinta
Lalu menuturkan segala cerita
Yang kubisikkan di telinganya
Andai doa sebegitu ajaib
Merubah segalanya dalam satu putaran tongkat
Bim Salabim
Abra Kadabra
Tapi kupikir doa bukanlah sulap pun sihir
Jadi apa yang terjadi,
Terjadilah!
Aku dan rinduku akan baik-baik saja,
Ku kira.
Langit menjingga
Tapi rindu tak jua susut
Tiba-tiba aku berharap
Ia mampu membelah diri
Lalu menerbangkan sebelah sayapnya
Tuk hinggap di pohon kamboja
Di sebelah pusara lelaki tercinta
Lalu menuturkan segala cerita
Yang kubisikkan di telinganya
Andai doa sebegitu ajaib
Merubah segalanya dalam satu putaran tongkat
Bim Salabim
Abra Kadabra
Tapi kupikir doa bukanlah sulap pun sihir
Jadi apa yang terjadi,
Terjadilah!
Aku dan rinduku akan baik-baik saja,
Ku kira.
_lebahkecil_
23 Oktober 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar